{"id":384,"date":"2019-07-11T04:00:28","date_gmt":"2019-07-11T04:00:28","guid":{"rendered":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/?p=384"},"modified":"2019-07-16T04:08:53","modified_gmt":"2019-07-16T04:08:53","slug":"kadisdik-kapuas-hulu-pengenalan-lingkungan-sekolah-bangun-karakter-tanpa-kekerasan","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/?p=384","title":{"rendered":"Kadisdik Kapuas Hulu: Pengenalan lingkungan sekolah bangun karakter tanpa kekerasan"},"content":{"rendered":"\n<p>Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Kalimantan&nbsp;Barat&nbsp;Petrus Kusnadi mengatakan masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru sebagai upaya dalam membangun karakter anak di lingkungan sekolah.&nbsp;&#8221; Jangan ada kekerasan &nbsp;dalam pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru, namun lebih kepada membangun karakter anak dalam berbagai kegiatan positif,&#8221; kata Petrus Kusnadi, di Putussibau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Kamis.&nbsp;Dikatakan Petrus, para guru mesti terlibat dalam panitia pengenalan lingkungan sekolah, jangan sampai diserahkan sepenuhnya kepada siswa yang dianggap senior di sekolah. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"alignright is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/disdik-kapuas-hulu.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-385\" width=\"286\" height=\"190\" srcset=\"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/disdik-kapuas-hulu.jpg 730w, http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/disdik-kapuas-hulu-300x200.jpg 300w, http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/disdik-kapuas-hulu-359x239.jpg 359w\" sizes=\"(max-width: 286px) 100vw, 286px\" \/><figcaption> <em>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi. (Foto Antara Kalbar\/Timotius)<\/em> <\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p> Menurut dia, pihak sekolah bisa bekerjasama dengan instansi lain dalam membuka wawasan siswa, seperti penyuluhan hukum baik itu dari kepolisian maupun dari kejaksaan.&nbsp;&#8221; Untuk tingkat SMP boleh dilakukan penyuluhan hukum terkait larangan mengendarai kendaraan bagi pelajar atau untuk SMA sederajat bisa terkait dampak pergaulan bebas,&#8221; kata Petrus.&nbsp;Dia berharap tidak ada kejadian atau kegiatan yang dilarang dalam masa pengenalan lingkungan sekolah seperti kekerasan dan perploncoan&nbsp;yang berlebihan. <\/p>\n\n\n\n<p> Karena untuk membentuk karakter dan mental siswa, kata Petrus tidak zamannya lagi menggunakan kekerasan &nbsp;yang berlebihan, banyak cara lain yang bisa dilakukan yang dapat bermanfaat bagi siswa baru.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;Pewarta :&nbsp;<a href=\"https:\/\/kalbar.antaranews.com\/berita\/386179\/kadisdik-kapuas-hulu-pengenalan-lingkungan-sekolah-bangun-karakter-tanpa-kekerasan#\"><strong>Teofilusianto Timotius<\/strong><\/a><br>Uploader : Admin Antarakalbar <br>COPYRIGHT \u00a9 ANTARA 2019 <\/p>\n\n\n\n<p><em>Sumber :  <\/em><a href=\"https:\/\/kalbar.antaranews.com\/berita\/386179\/kadisdik-kapuas-hulu-pengenalan-lingkungan-sekolah-bangun-karakter-tanpa-kekerasan\"><em>https:\/\/kalbar.antaranews.com\/berita\/386179\/kadisdik-kapuas-hulu-pengenalan-lingkungan-sekolah-bangun-karakter-tanpa-kekerasan<\/em><\/a><em> <\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Kalimantan&nbsp;Barat&nbsp;Petrus Kusnadi mengatakan masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru sebagai upaya dalam membangun karakter anak di lingkungan sekolah.&nbsp;&#8221; Jangan ada kekerasan &nbsp;dalam pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru, namun lebih kepada membangun karakter anak dalam berbagai kegiatan positif,&#8221; kata Petrus Kusnadi, di Putussibau, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":385,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/384"}],"collection":[{"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=384"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/384\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":387,"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/384\/revisions\/387"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/385"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}