DISDIKBUD KH MONITORING DAN EVALUASI CAGAR BUDAYA BERSEJARAH

Pada hari jumat 15 Oktober 2021, Disdikbud KH melalui bidang kebudayaan  melakukan monitoring dan evaluasi pada dua cagar budaya bersejarah di kabupaten Kapuas Hulu, yaitu  Rumah Betang Dai Bolong Pambean benua tengah dan Rumah betang Sungai Utik.

Kepala seksi Pelestarian Cagar budaya dan sejarah Yovinus Iman Putra ,S.Ag menerangkan bahwa  adapun tujuan monev adalah untuk berdiskusi dengan juru pelihara serta memperhatikan kondisi bangunan cagar. Di Kabupaten  Kapuas Hulul terdapat 13 juru Pelihara yang secara resmi melalui surat Keputusan Bupati  yang bertugas untuk   merawat dan memelihara  13 bangunan cagar dan situs budaya. Pada dasarnya kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memonitor kondisi Cagar Budaya secara berkala, sehingga setiap perubahan, kerusakan, dan pelapukan pada Cagar Budaya dapat teramati setiap tahunnya. Sebagai sebuah tinggalan budaya masa lampau yang mempunyai karakteristik yang khas dan unik, Cagar Budaya membutuhkan penanganan yang berkelanjutan dan monitoring secara berkala untuk memastikan kondisi kelestariannya. Hasil dari kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dan acuan dalam merencanakan tindakan pelestarian terhadap Cagar Budaya kedepannya.

bagi masyarakat yang memilliki benda purbakala/cagar  dapat menghubungi bidang kebudayaan  pada Disdikbud KH melalui seksi pelestarian cagar budaya dan sejarah untuk dilakukan pendataan dan diproses lebih lanjut . Monitoring dan evaluasi terhadap pelestarian cagar budaya harus dilakukan secara rutin dan berkala, hal ini diperlukan guna memperoleh data up to date terhadap cagar budaya guna penenganan pelestarian. Dalam jangka waktu tertentu, cagar budaya akan mengalami degradasi kondisi, dalam penanganannya dapat mengalami perubahan tindakan pelestarian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *