{"id":154,"date":"2019-04-04T13:13:18","date_gmt":"2019-04-04T13:13:18","guid":{"rendered":"http:\/\/disdikbukh.com\/?p=154"},"modified":"2019-07-05T12:00:03","modified_gmt":"2019-07-05T12:00:03","slug":"pj-sekda-beri-motivasi-perserta-unbk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/?p=154","title":{"rendered":"Pj Sekda Beri Motivasi Perserta UNBK"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"alignright\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kapuashulu.info\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/pj-jadi-300x336.jpg\" alt=\"\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Penjabat (Pj) Sekda Kapuas Hulu, H. Sarbani, M.A.P mengunjungi SMAN 1 Putussibau, Senini (1\/4) pagi. Kedatangannya ke sekolah rujukan tersebut adalah untuk memberi motivasi kepada para pelajar yang tengah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). \u201cKami datang ke SMAN 1 ini untuk memberi motivasi kepada putra putri daerah kita yang sedang melaksanakan UNBK,\u201d kata Sarbani, disela kunjungannya.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"alignleft\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/kapuashulu.info\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/sma-300x225.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5858\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Total perserta UNBK di SMAN 1 Putussibau berjumlah 228 terdiri dari 126 dari jurusan IPS dan 101 dari jurusan IPA. Dari jumlah tersebut yang mengikuti ujian hanya 227 orang saja, satu perserta dari jurusan IPA mengundurkan diri. \u201cUrusan SMA sekarang ini memang sudah dipegang Dinas Pendidikan di Provinsi Kalbar. Namun karena ini daerahnya Kapuas Hulu, Pemda setempat harus peduli, menyemangati mereka agar memberi yang terbaik,\u201d papar Sarbani.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, lanjutnya, apabila ada pelajar yang tidak lulus, nama daerah juga yang terbawa-bawa. \u201cKalau ada yang tidak lulus nanti disebut dari SMA di Putussibau atau Kapuas Hulu, nama daerah setempat juga jelek. Sebab itu kita mendorong para pelajar memberi yang terbaik,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemda Kapuas Hulu tentunya berharap peningkatan kualitas dalam bidang pendidikan. Sehingga kualitas pendidikan yang selama ini ada yang tinggi dan ada yang rendah menjadi sama bagusnya. \u201cKita tahu kualitasn untuk ujian biasa dengan sistem komputerisasi itu jauh berbeda. Sebab itu kita harus benar-benar siapkan pelajar kita, ini yang saya harapkan berjalan baik di SMA yang ada di Kapuas Hulu,\u201d tuntas Pj Sekda.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait tata laksana kegiatan, Pengawas UNBK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Rufini menuturkan UNBK bukanlah satu-satunya penentu kelulusan perserta ujian. Penentuan kelulusan tersebut ada pada sekolahnya. \u201cJadi sekolah yang menentukan anak itu lulus atau tidak. UNBK ini adalah tolak ukur kemampuan saja, bagian dari pertimbangan kelulusan itu,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Rufini mengatakan dirinya sudah melakukan monitoring pada satu sekolah swasta dan dua sekolah negeri di Putussibau yang melaksanakan UNBK. Menurutnya tidak ada permasalahan, sebab sudah dipersiapkan dari awal. \u201cUNBK juga di Kapuas Hulu sudah ke tiga kali. Sebelum ujian ini juga petugas-petugas terkait sudah mengikuti pelatihan tentang UNBK sebanyak tiga kali juga,\u201d paparnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi siswa juga sudah dilakukan simulasi dan bentuk pelatihan berupa tryout, sebab itu Rufini meyakini pelajar sudah siap mengikuti UNBK. \u201cUNBK ada empat, hari ini Bahasa Indonesia, selanjutnya Matematika, Bahasa Inggris dan terakhir mata pelajaran sesuai jurusannya, ada IPA ada IPS. UNBK ini berakhir tanggal 8 April 19,\u201d tutur Rufini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penjabat (Pj) Sekda Kapuas Hulu, H. Sarbani, M.A.P mengunjungi SMAN 1 Putussibau, Senini (1\/4) pagi. Kedatangannya ke sekolah rujukan tersebut adalah untuk memberi motivasi kepada para pelajar yang tengah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). \u201cKami datang ke SMAN 1 ini untuk memberi motivasi kepada putra putri daerah kita yang sedang melaksanakan UNBK,\u201d kata Sarbani, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":347,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/154"}],"collection":[{"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=154"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/154\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":263,"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/154\/revisions\/263"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=154"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=154"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/disdikbud.kapuashulukab.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=154"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}