SMPN 3 Satap Bunut Hilir sebagai sekolah penggerak dikabupaten Kapuas hulu ditahun kedua ini dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka berupaya melakukan pengimbasan ke semua sekolah dengan sasaran semua guru di semua jenjang Pendidikan guna untuk berbagi informasi,pengetahuan,pengalaman dan praktik baik terkait bagaimana pelaksanaan Kurikulum Merdeka disekolah. Pengimbasan dilakukan dengan cara Luring dan Daring. Dengan cara luring SMPN 3 Satap Bunut Hilir telah melakukan pengimbasan lebih dari 5 kali baik ditingkat kabupaten dengan sasaran sekolah menengah yang mendaftar Kurikulum Merdeka secara mandiri maupun ditingkat kecamatan baik jenjang SD maupun jenjang SMP. Tahun ini melalui Komunitas Belajar ( KOMBEL ) SMPN 3 Satap Bunut Hilir yang sudah lama terdaftar di PMM, SMPN 3 Satap Bunut Hilir melakukan pengimbasan dengan cara Daring dengan sasaran semua guru yang berada diseluruh Indonesia yang berminat mengikuti kegiatan webinar ini. Hal ini merupakan salah satu Upaya yang bisa kami lakukan dalam Upaya membantu percepatan sekolah-sekolah dan guru-guru untuk mengikuti perkembangan kurikulum yang sifatnya dinamis sesuai perkembangan zaman. Webinar ini dilakukan pertama kali oleh Kombel SMPN 3 Satap Bunut Hilir dengan topik “ Cara Pembuatan Aksi Nyata Di PMM” yang mendapat apresiasi yang tinggi dari guru-guru diseluruh pelosok Indonesia, hal ini terbukti dengan jumalh pendaftar sebanyak 4.321 orang di Platform Merdeka mengajar. Pendaftar sendiri terdiri dari guru-guru yang berasal dari pulau jawa,NTT,NTB,Sumatera,lombok,sumedang dan banyak lagi lainnya. Namun dikarenakan jumlah room yang terbatas sehingga yang bisa mengikuti hanya berjumlah 100 lebih orang guru saja. Pada webinar ini yang menjadi moderator adalah guru dari SMPN 3 Satap Bunut Hilir yang juga merupakan pengurus kombel yaitu ibu Marini, S.Pd dan yang menjadi Narasumber adalah Ketua Komunitas Belajar SMPN 3 Satap Bunut Hilir yang juga merupakan Kepala SMPN 3 Satap Bunut Hilir yaitu Ibu Lena Baini, S.Pd.

kegiatan tersebut di ikuti oleh 100 lebih guru dari berbagai daerah di indonesia dengan nara sumber kepala smpn 3 satap bunut hilir.

Materi yang diberikan yaitu materi cara membuat aksinyata berupa modul ajar/ RPP yang buat dengan aplikasi Canva dan bagaimana prosesnya mengunggah sebagai aksi nyata di bukti karya di PMM. Setelah materi disampaikan banyak pertanyaan dari berbagai guru terkait permasalahan dan kendala mereka dalam membuat aksi nyata dan mengunggah di PMM,yang kemudian menjadi bahan diskusi dan tanya jawab bersama. Webinar dilakukan selama kurang lebih 3 jam namun masih banyak terlihat peserta yang masih bingung dan ingin bertanya terkait topik yang telah dibahas. Hal ini dikarenakan guru-guru masih belum begitu faham terkait penggunaan dan fungsi platformmerdeka mengajar, guru-guru juga masih bingung dengan bagaimana membuat RPP dan modul ajar yang memuat dan mendiskripsikan pembelajaran berdifferensiasi dalam kelas.

Lena Baini, S.Pd Selaku Ketua Kombel SMPN 3 Satap Bunut Hilir merasa sangat puas dengan terselenggaranya Webinar pertama ini yang sukses dan bisa memberi manfaat dan mampu mengimbaskan praktik baik yang telah dilakukan disekolah kepada semua guru di seluruh pelosok negeri. Beliau mengatakan “ada kepuasan  tersendiri berhasil memberikan yang kami bisa dan berbagi dengan guru lain serta dapat berdiskusi dengan seluruh guru yang berada diluar daerah yang juga memberikan pengalaman dan Pelajaran tersendiri khususnya bagi kami sebagai penyelenggara webinar” selain itu kami juga menjadi tau bahwasanya dalam melaksanakan kurikulum Merdeka ini kita bukanlah satu-satunya yang masih belum faham bagaimana implementasi kurikulum Merdeka, namun banyak dari rekan-rekan kita yang jauh disana juga sama seperti kita berusaha untuk memahami dan menerapkan kurikulum Merdeka melalui usaha mengikuti berbagai webinar dan diskusi-diskusi seperti ini ujarnya. Mari bersama-sama kita memajukan dunia Pendidikan yang dimulai dengan kemauan dalam diri untuk bergerak berubah dan maju.