Mentebah

Dalam upaya memperkuat tata kelola pelayanan publik yang efektif, transparan, dan inovatif, Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi “SIPANDAI” (Sistem Informasi Pengelolaan Data Pendidikan Anak Usia Dini) se Kecamatan mentebah, bertempat di Aula Desa (Gedung PNPM) Nanga Mentebah Kecamatan Mentebah (19/07/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh stakeholder terkait yaitu Camat Mentebah, Bunda PAUD Kecamatan Mentebah, Koordinator Pendidikan Kecamatan Mentebah, Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta tim efektif inovasi “SIPANDAI”.

Peserta kegiatan berjumlah 15 orang berasal dari 9 sekolah yang terdiri dari kepala sekolah dan operator sekolah jenjang PAUD se Kecamatan Mentebah, dengan menghadirkan narasumber sekaligus penggagas inovasi “SIPANDAI” yaitu Paskalia Lisa,S.E.,M.Ak sebagai Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu beserta tim.

Bapak Abdil Hasyim,S.E selaku Camat Mentebah menyampaikan bahwa sangat mendukung inovasi “SIPANDAI” dan berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga bermanfaat bagi sekolahnya dan dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur.

Dalam kata sambutannya sekaligus membuka kegiatan ini beliau mengatakan bahwa dengan adanya inovasi SIPANDAI, diharapkan dapat menjadi solusi bagi pengelolaan data PAUD yang sebelumnya manual mejadi terdigitalisasi sehingga terwujud pelayanan yang cepat, mudah, efektif, efisien, valid dan akuntabel.

Materi yang disampaikan meliputi tujuan, tata cara penginputan dan pemanfaatan dari inovasi “SIPANDAI”. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi secara aktif dan melakukan praktek langsung dari penerapan inovasi “SIPANDAI” dalam lingkup kerja masing-masing.

Kegiatan ditutup dengan sesi apresiasi dan testimoni dari peserta dan stakeholder terkait  serta harapan agar inovasi ini diimplementasikan secara berkelanjutan.