
Dalam upaya mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan dasar serta meningkatkan kompetensi para tenaga pendidik secara merata hingga ke wilayah kecamatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran. Kegiatan strategis ini bertempat di SD Tunas Prima Khatulistiwa, Khatulistiwa Estate, Desa Nanga Kenepai, Kecamatan Semitau, pada Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini diikuti secara antusias oleh puluhanpendidik yang tergabung dalam Gugus Belajar 5 Kabupaten Kapuas Hulu. Gugus ini mencakup 7 satuan pendidikan dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar di tiga wilayah kecamatan lintas sektoral, yakni Kecamatan Semitau, Kecamatan Seberuang, dan Kecamatan Suhaid. Perwakilan satuan pendidikan yang hadir terdiri dari SD Tunas Prima Khatulistiwa (10 guru), SDN 01 Sejiram (2 guru), SDN 11 Jerenjang (2 guru), SDN 03 Semitau (2 guru), SD Eka Tjipta Belian (2 guru), SDS PelitaSemitau (2 guru), serta PAUD Anggrek Permai Indah (2 guru).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini diikuti secara antusias oleh puluhanpendidik yang tergabung dalam Gugus Belajar 5 Kabupaten Kapuas Hulu. Gugus ini mencakup 7 satuan pendidikan dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar di tiga wilayah kecamatan lintas sektoral, yakni Kecamatan Semitau, Kecamatan Seberuang, dan Kecamatan Suhaid. Perwakilan satuan pendidikan yang hadir terdiri dari SD Tunas Prima Khatulistiwa (10 guru), SDN 01 Sejiram (2 guru), SDN 11 Jerenjang (2 guru), SDN 03 Semitau (2 guru), SD Eka Tjipta Belian (2 guru), SDS PelitaSemitau (2 guru), serta PAUD Anggrek Permai Indah (2 guru).
Kegiatan Bimtek secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Bapak Yohanes Niko, S.A.P., M.A.P. Dalam arahannya yang komprehensif, beliau menyampaikan Arah Dasar Kebijakan Bidang Pendidikan Dasar Kabupaten Kapuas Hulu serta menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap regulasi terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)
Analis Kebijakan ahli Muda Bapak Sarmin mengingatkan agar Bantuan Perangkat Inti Digital (PID) yang telah disalurkan pemerintah ke sekolah-sekolah tidak hanya disimpan, tetapi benar-benar dimanfaatkansecara optimal dalam kegiatan belajar-mengajar harian di kelas. Beliau juga membawakabar baik bagi para kepala sekolah dengan menginformasikan bahwa alokasi bantuan PID akan kembali bertambah secara bertahap. Pihak sekolah diminta bersiap dan bersabar menunggu proses pendistribusian berikutnya guna melengkapi sarana digitalisasi di sekolah masing-masing.
Mendukung kelancaran program bantuan non-fisik bagi peserta didik, Pak Robert selaku Operator PIP SD Dikbud Kabupaten Kapuas Hulu memberikan masukan teknis mendesak terkait pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP). Beliau mengingatkan pihak sekolah untuk segera mengawal dan mendampingi orang tua murid penerima PIP dalam melakukan aktivasi rekening PIP. Ditegaskan bahwa apabila rekening tidak segera diaktivasi sesuai tenggat waktu yang ditentukan, maka dana bantuan tersebut secara otomatis akan ditarik kembali oleh Kas Negara.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi materi Bimtek secara komprehensif yang dipandu langsung oleh Fasilitator Daerah Digitalisasi Pembelajaran, Bapak Sri Donni Artantio, S.Pd. Materi yang disajikan mencakup berbagai topik krusial, antara lain: Perubahan Paradigma Pembelajaran Modern, Pengenalan Fitur dan Pengoperasian Perangkat Digital, Perancangan Media Pembelajaran Interaktif (MPI), Pemanfaatan Platform Ruang Murid, Penguatan Berpikir Komputasional dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk Pembelajaran, hingga Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Ekosistem Digital Sekolah.

