Dewan Sepakat Perjuangkan Nasib Guru Kontrak dan Honorer


Penakapuas.com – Nasib guru honorer dan tenaga kontrak di Dinas Pendidikan Kapuas Hulu akan diperjuangkan oleh anggota DPRD Kapuas Hulu khususnya dari Komisi A DPRD Kabupaten Kapuas Hulu. Hal ini terlihat dalam rapat kerja pembahasan nasib guru honorer dan kontrak di ruang rapat DPRD Kapuas Hulu, Selasa (14/1). 

Wakil Ketua DPRD Razali mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk melengkapi data atau mensinkronisasikan data, baik data dari PGRI maupun dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu.

“Jika semua data yang dibutuhkan sudah lengkap dan sinkron, maka kita akan datangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dan Kementerian Pendidikan Pusat,” katanya. 

Sementara itu, Ketua komisi A DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius Manyu menyatakan, rapat kerja tersebut tidak lain yakni untuk mencari solusi secara bersama-sama agar mendapatkan titik temu sebagaimana yang diharapkan.

“Mari kita inventarisasi dulu naskah dengan dilengkapi data. Lalu kita menghadap Dinas Provinsi dan Kementerian Pendidikan. Setelah sampai di sana nanti, minimal kita bertemu dengan Dirjen. Karena Dewan bukanlah bawahan maupun atasan mereka,” ujarnya.

Manyu berharap agar semuanya sepakat dalam mensinkronisasikan data.

“Saya yakin, Dinas punya data valid tentang hal ini. Mari kita lengkapi data yang ringkas. Semoga dengan niat baik ini kita dapat diakomodir oleh pihak terkait,”harapnya.Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi mengatakan, berdasarkan undang-undang, seorang guru haruslah seorang Strata 1 (S1) pendidikan (linier) dan bersertifikat pendidikan.

Namun, kondisi yang ada saat ini tidaklah demikian dikarenakan kondisi dan keadaaan.”Kami sudah mendata cukup banyak tenaga honor kita. Kita juga punya sistem aplikasi yaitu dapodik. Kita sepakat menyelesaikan dan memperjuangkan yang tidak linier tersebut,” tegas Kusnadi.Kusnadi menjelaskan, jumlah guru yang tidak linier di Kapuas Hulu sebanyak 133 orang. Dimana, meski tidak linier, mereka tersebut sangat membantu negara, baik pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu khususnya maupun pemerintah Indonesia pada umumnya.

“Mereka itu sangat berjasa besar bagi negara meskipun tidak linier. Karena semangat dan pengabdian mereka kepada bangsa ini sangat besar. Seharusnya kita mengapresiasi mereka,”Rapat kerja tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kapuas Hulu Antonius Manyu, dihadiri oleh Wakil Ketua 1 DPRD setempat Razali beserta beberapa anggota Komisi A lainnya.Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu Petrus Kusnadi, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu H.Jumran, S.Pd dan Kepala Bidang pada Dinas setempat.Selain itu, dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu Ketua PGRI Kabupaten Kapuas Hulu, Ketua PGRI Kecamatan Putussibau Selatan dan Utara, serta beberapa tamu undangan lainnya. (taufiq) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *