Diskusi Terarah Penyusunan Kerangka Dasar Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan untuk Sekolah Dasar di Kabupaten Kapuas Hulu

Pada hari Selasa, tanggal 24 November 2020, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu bekerja sama dengan WWF-Indonesia melaksanakan kegiatan Diskusi Terarah Penyusunan Kerangka Dasar Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan untuk Sekolah Dasar yang bertempat di SD Negeri 04 Putussibau. Kegiatan Diskusi Terarah Penyusunan Kerangka Dasar Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan untuk Sekolah Dasar ini dihadiri oleh Bapak M. Jumran H., S.Pd, M.Si. (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kapuas Hulu), Ibu Hj. Sri Siti Haslindar, S.Pd., M.Si. (Kepala Bidang Pendidikan Dasar), Bapak Hermas Rintik Maring (Project Leader WWF-Indonesia Kab. Kapuas Hulu), Bapak Erol Aminudin (Narasumber), dan Bapak Hendrikus Landung (Narasumber). Peserta pada kegiatan ini dihadiri oleh 26 orang yang terdiri dari Pengawas Pendidikan Dasar, Koordinator Pendidikan, Kepala Sekolah, dan guru.

Kegiatan ini juga dilaksanakan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Diskusi ini bertujuan memperkenalkan gagasan-gagasan WWF-Indonesia dalam pendidikan konservasi alam dan pemanfaatan berkelanjutan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati dan pengelolaan sumber daya alam dan diskusi terarah Konsep pembelajaran muatan lokal Pendidikan Lingkungan Kerangka Kurikulum dan penggalian isu lokal sebagai bahan ajar.


Sesi pertama dalam kegiatan ini dimulai dengan penjelasan tentang budaya Melayu (disampaikan oleh Bapak Erol Aminudin) dan budaya Dayak (disampaikan oleh Bapak Hendrikus Landung) sebagai salah satu kearifan lokal yang bisa dijadikan lingkup muatan lokal jenjang pendidikan dasar, Muatan Lokal oleh Ibu Hj. Sri Siti Haslindar, S.Pd., M.Si., dan Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan dari WWF-Indonesia dengan melakkukan aktivitas Focus Group Disscusion. Aktivitas Focus Group Disscusion ini dibentuk untuk menyusun Konsep Pembelajaran dan menggali isu lokal sebagai bahan ajar di masing-masing daerah kecamatan dengan menggunakan scientific approach, mengingat Kabupaten Kapuas Hulu memiliki kondisi lingkungan yang berbeda-beda. Output dari kegiatan Diskusi Terarah Penyusunan Kerangka Dasar Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan untuk Sekolah Dasar ini diharapkan mampu menemukan kerangka dasar dalam menyusun kurikulum muatan lokal dengan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal berbasis pendidikan lingkungan di Kabupaten Kapuas Hulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *